Wednesday, May 2, 2018

Alternatif Solusi Anomali Pengelolaan Keuangan Kelurahan Moru Kabupaten Alor

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Dalam penyelesaian tugas mata kuliah Teori Organisasi dan Aplikasi yang diampu oleh Bapak Sudiman dengan topik Pengambilan Keputusan, sesungguhnya telah terjadi proses pengambilan keputusan itu sendiri. Pada saat penugasan diberikan pada saat itulah masalah muncul, yakni permasalahan dalam menentukan topik yang akan dianalisis dalam makalah. Pada tahapan ini terjadi diskusi yang intens diantara anggota kelompok. Diskusi guna mencari topik yang mudah dipahami, seluruh anggota kelompok dapat memberikan kontribusi, serta topik yang menarik untuk dibahas.
Beberapa ide muncul untuk dianalisis, antara lain:
1.         Masalah Kebijakan ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi;
2.         Masalah akan diaktifkannya kembali becak di Jakarta; dan
3.         Masalah pengelolaan keuangan di Kelurahan Moru, Kabupaten Alor.

Tuesday, March 13, 2018

Peran PT POS Indonesia sebagai BUMN Transportasi, Pergudangan, Keuangan dalam Menunjang Perekonomian Indonesia


BAB  I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG

BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN merupakan salah satu pelaku kegiatan bisnis dalam sistem perekonomian Indonasia, karena itu BUMN mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan perekonomian guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BUMN dapat berbentuk Perusahaan Perseroan (persero), dan Perusahaan Umum (Perum), semua bentuk tersebut dapat disesuaikan dengan karekteristik  dan apa yang akan dikerjakan oleh BUMN tersebut.
BUMN didirikan merupakan implementasi dari pasal 33 UUD RI yaitu cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara, dan maksud awal dari pendirian BUMN di Indonesia adalah melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, agen pembangunan, dan nasionalisasi perusahaan asing. BUMN juga memiliki arti penting dalam perekonomian Bangsa Indonesia, arti penting tersebut adalah sebagai berikut:

Ulasan Kliping Berita ”Klaim Keberhasilan Pembangunan Kabupaten Cirebon”


Berita pada kliping dengan judul “Usai Daftar ke KPU, Bupati Cirebon Klaim Keberhasilan Periodenya”, (taken form https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3807877/usai-daftar-ke-kpu-bupati-cirebon-klaim-keberhasilan-periodenya) antara lain berisi:
  • Petahana Bupati Cirebon melakukan pendaftaran ke kantor TPU Cirebon untuk pencalonan bupati periode berikutnya.
  • Klaim keberhasilan dibidang infrastruktur, pada tahun 2013 kerusakan infrastruktur jalan mencapai 75%, selama masa jabatan sampai dengan tahun 2018 sudah diperbaiki (dengan hotmix dan beton), di 2018 target 100%.
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan, sebelumnya di urutan 2 terakhir dari 27 daerah di Jawa Barat. Saat ini IPM Cirebon berada pada urutan 19.

Kondisi Kabupaten Cirebon Saat ini

Kabupaten Cirebon terdiri dari 40 kecamatan, 412 desa dan 12 kelurahan. Terdapat beberapa sungai besar melintasi kabupaten Cirebon, yakni  Sungai Cisanggarung, Sungai  Ciwaringin, Sungai Cimanis, Sungai Cipager, Sungai Kumpul Kuista dan Sungai Jamblang. Sejumlah daerah di wilayah Kota maupun Kabupaten Cirebon kembali diterjang banjir bandang. Genangan banjir seukuran dada orang dewasa memasuki rumah-rumah penduduk. Penyebabnya, intensitas hujan tinggi sejak Sabtu (10/3) malam hingga Minggu (11/3) dini hari melanda wilayah Cirebon dan sekitarnya. Selain itu, karena luapan daerah aliran sungai (DAS) dan jebolnya tanggul akibat debit air yang naik drastis. Sepekan sebelumnya, banjir bandang menerjang wilayah timur Cirebon (WTC).

Revolusi Mental dan Reformasi Birokrasi Kementerian Keuangan


Revolusi Mental
Revolusi mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat baik pemerintah atau rakyat dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategi yang diperlukan oleh Bangsa dan Negara untuk mampu menciptakan ketertiban dan Kesejahteraan rakyat sehingga dapat memenangkan persaingan di era globalisasi. Revolusi mental mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, sehingga menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
 Prinsip revolusi mental menyebutkan bahwa revolusi mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik. Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah, Harus bersifat lintas sektoral, Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah, Dilakukan dengan program “gempuran nilai” (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik, Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat, Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual), Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.

Monday, February 12, 2018

Analisis Nilai-Nilai Pusintek

Visi Kemenkeu:
Kami akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif di abad ke-21
Misi:
  1. Mencapai tingkat kepatuhan pajak, bea dan cukai yang tinggi melalui pelayanan prima dan penegakan hukum yang ketat;
  2. Menerapkan kebijakan fiskal yang prudent;
  3. Mengelola neraca keuangan pusat dengan risiko minimum;
  4. Memastikan dana pendapatan didistribusikan secara efisien dan efektif;
  5. Menarik dan mempertahankan talent terbaik di kelasnya dengan menawarkan proposisi nilai pegawai yang kompetitif.

Tuesday, December 13, 2016

Perkembangan Organisasi Pusintek

Pembahasan mengenai perkembangan organisasi Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek) dapat dibagi kedalam 4 termin waktu yakni Before Pusintek, Pusintek 2004-2010, Pusintek 2011-2014, dan Pusintek 2015 – sekarang.

Before Pusintek
Jauh sebelum berdirinya Pusintek, organisasi ini telah memiliki sejarah yang panjang. Keterbatasan referensi menjadi sebab kita tidak membahas detil termin waktu ini. Namun demikian terdapat beberapa hal yang dapat dicatat yakni:
  • PAIK (1976-1987)
PAIK (Pusat Analisa Informasi Keuangan) merupakan suatu unit eselon 2 pada Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yang bertugas melakukan pembinaan dan pengembangan dalam pengolahan data departemen keuangan.[1]
  • BAPEKSTA (1988-1999)
BAPEKSTA (Badan Pelayanan Kemudahan Ekspor dan Pengolahan Data Keuangan) dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden nomor 27 tahun 1988. Badan ini merupakan unit esselon 1 gabungan antara PAIK dan P4BM. BAPEKSTA mempunyai tugas untuk memberikan pelayanan kemudahan ekspor[2].
  • BINTEK (2000-2004)
BINTEK (Badan Informasi dan Teknologi Keuangan) adalah unit esselon I yang memiliki tugas melaksanakan pembinaan, pengkoordinasian dan pelayanan pengolahan data serta pengembangan teknologi dan sistem informasi keuangan, sistem informasi keuangan daerah dan sistem informasi pembinaan Badan Usaha Milik Negara

Monday, October 19, 2015

Pengelolaan Service Desk pada Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Kementerian


PENDAHULUAN
Perkembangan layanan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (TIK) yang dikelola oleh Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek), dinamika organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan, dan standar layanan sesuai standar call centre kepada stakeholder Service Desk menjadi salah satu sebab perlunya improvement setiap waktu dalam pengelolaan Service Desk.
Saat ini Pusintek mengelola 20 layanan yang dapat digunakan oleh unit-unit kerja di lingkungan kementerian Keuangan. Mulai dari pembuatan email kementerian yang bersifat individu kedinasan sampai dengan penyediaan perangkat untuk hosting sistem-sistem TIK yang digunakan oleh unit-unit tertentu. Beragamnya layanan membutuhkan pengetahuan secara luas dari pegawai yang bekerja pada Service Desk. Disamping pemahaman secara umum terhadap proses kerja sistem-sistem tersebut juga dibutuhkan kemampuan dasar untuk membantu menyelesaikan laporan gangguan yang disampaikan oleh pengguna layanan seperti gangguan pada Desktop, serta penggunaan email dan internet kementerian keuangan.
Dinamika organisasi di Kementerian Keuangan baik secara struktur maupun fungsi berdampak terhadap pelaksanaan tugas Pusintek. Secara struktur perkembangan organisasi terlihat dalam bentuk organisasi Pusintek sendiri yang telah beberapa kali berganti wadah, mulai dari unit esselon II bernama PAIK sampai dengan terkahir sebelum menjadi Pusintek berbentuk unit esselon I dengan nama BINTEK Keuangan. Selain dinamika dalam Pusintek, perubahan juga terjadi di unit organisasi lain di lingkungan kementerian diantaranya seperti perubahan struktur dan fungsi DJPU menjadi DJPPR, ataupun perubahan dalam lingkup esselon II contohnya unit yang melayani TIK di lingkungan DJPBN, yakni DTP dan DSP dilebur menjadi satu. Pemahaman terhadap perubahan organisasi tersebut baik secara struktur maupun fungsi berdampak terhadap Service Desk dalam memberikan layanan, minimal saat penggalian informasi serta ketepatan informasi yang diperoleh.